Biarkan Kesendirianku Sendiri
Daun...
aku tidak pernah tanya kemana kau ingin terbang
Ranting...
aku pun tidak pernah pusing kapan kamu akan patah
Air...
aku pun tidak pernah bertanya kamu mau kemana dan kenapa kau mengering
Dan tanah...
aku tidak pernah tanya dari mana kamu berasal
Jadi biarkan aku yang sendiri hidup sendiri
Langit...
aku kan tidak pernah bertanya mengapa kamu tidak pernah menjengukku!
Awan...
Aku tidak pernah tau kau bahagia atau bersedih!
Dan kau Angin...
aku memang tau kau ada, dan aku tau kau selalu sembunyi
Jadi, biarkanlah aku yang sendiri ini MENYENDIRI
Burung... Bernyanyilah hanya ketika ku meminta
Lapar... kau jangan berkawan denganku
Sakit... terserah kamu kapan kau akan datang dan pergi dariku
Dan Bahagia... Kau pergilah... karena kau adalah penipu yang sejati
Biarkanlah aku yang sendiri MENYENDIRI
aku ingin terus bersembunyi dalam diri
membiarkan iri bukan lagi perih
karena percuma saja mata menjadi terowongan kalau dia gelap
Telinga menjadi corong tapi sepi
Hati luas tapi hampa
Aku yang berselimut di dalam Asma-Nya
menggenggam kuat taqwa keharibaan
menuju sesuatu yang tak bertepi
Biarkan Aku yang Sendiri Menyendiri
Oleh: Tubagus Wahyudi ST, MCHt.,CHI
Rabu, 30 Januari 2013
@Kahfi Motivator School
Assalaamu'alaikum :)
wellcome to my ROOM...
and give me your beauuuutifull smiling before u start reading my blog :)
STOP !!!!
I said smile for me!!!! smileeee!!!! yes
u dont need make your eyebrow like a wave or up bye itsself
hmmm.....? ^_^
nah ok... smileeeeeee for me....
say cheeese!
thank you :)
and give me your beauuuutifull smiling before u start reading my blog :)
STOP !!!!
I said smile for me!!!! smileeee!!!! yes
u dont need make your eyebrow like a wave or up bye itsself
hmmm.....? ^_^
nah ok... smileeeeeee for me....
say cheeese!
thank you :)
M a L a
M a L a
MY PROFILE
- justwithsmiling
- extrovert one,, aku suka musik, aku menyukai hal-hal yang baru, tantangan baru, suka berteman dengan banyak orang,selalu ceria, berbakat :P my favorite quote " smile is the light system of the face and the heat system of the heart" aku terlahir untuk membahagiakan orang tuaku dan orang-orang yang ku cinta dan mencintaiku karena Allah...
Paduan Suara Mahasiswa (PSM UIN Jakarta) in Concert
live perform at Erasmus Huis Kedutaan Belanda..... Conductor by: Ka Kromong, PSM UIN JKT I'm in Love..... muaaaacch ^^ FYI : sebelum konser di mulai sebenarnya aku mengalami kecelakaan, motor yang dikendarai bapak ku menyerempet mobil angkot dan tulang kaki kepentok angkot itu n lapisan kulitnya ada yang terkelupas :( sesampainya di UIN dan menjelang keberangkatan, aku menahan sakit,,,, byangkan aku memakai high heels sekitar 9 cm :( sempit pula heels nya... tambah lah penderitaanku menahan rasa sakit di kaki 2 kali lipat... hmmmmm we are artist mameeeen! harus profesionaaaal!!! ya gaaa?....hehehee ^^ tapi keren bgt konser kita kemarinnnn ! yeeeeiyyy! LOVE IT!
Rabu, 30 Januari 2013
Selasa, 09 Oktober 2012
KKN PRIMA :)
Pengalaman KKS (Kuliah Kerja Sosial) kelompok PRIMA yang takan pernah terlupakan ^^
pengalaman satu rumah dan dalam satu masyarakat bersama temen-temen yang dengan berbagai macam karakter dan sifat :D
menyatukan visi dan misi demi terlaksananya program2. peleburan rasa menjadi satu. proses yang dilalui selama sebulan tidaklah mungkin dapat terlupakan ^^
***
bete, marah-marahan, diem2an, ketawa-ketiwi, saling bersinergi, saling support, saling memberi, berbagi, nangis, takut, minta tungguin pup, main gitar, nyanyi, makan cireng, ke rumah pak haji mak haji teh mila, a ojak, buka puasa bareng ala suku bar-bar, tarawih sesuatu, bakwan lagi bakwan lagi, pak agus, mamih, papih, macam tak berpengaruh, nyebar-nyebar, main kembang api, ngajar Paud, sd,smp, penyuluhan Kb yang dateng nini-nini, jual keripik teh acoh, jual2 baju bekas untuk input, makan kerak telor, Orbs!, tau2nya di ikutin.. hiii, ditraktir maseee de' cost, ada yg liat sesuatu, di godain, sakit mata, sariawan gede banget, bolak-balik UIN berobat, naik kereta, liat jipang, bikin sabun n minyak goreng alternatif yang gtw ampe sekarang apakabar tu minyak, pak erte, bu erte, kaka mala Uput sayang kaka mala, ucup idola akamsi, love death, citra idaman akamsi, gege marahan sama nisa, ulang tahun, surprise, outbound, buka bareng di undang pak lurah n ibu Airin, makan rujak ala orang sunda, hampura sadayana, bade kamana? ada yang diem2an kalo masak, rifki kasih mawar ke putri so sweet, marahan lagi, curiga2in anak2 cowo, dimas ngebetein, ada yang galau, kalo cowok2 ada pengajian pulangnya bawa makanan diplastikin pada rebutan, makan mie teteh yang didepan rumah pak ajiii, numpang tidur di rumah a ojak, makan lontong bikinan emak, main sama teh mila, ngantri main ipad nya putri buat main games...
huuuuaaaaa masih terlalu banyak untuk disebutkan... :D
pengalaman satu rumah dan dalam satu masyarakat bersama temen-temen yang dengan berbagai macam karakter dan sifat :D
menyatukan visi dan misi demi terlaksananya program2. peleburan rasa menjadi satu. proses yang dilalui selama sebulan tidaklah mungkin dapat terlupakan ^^
***
bete, marah-marahan, diem2an, ketawa-ketiwi, saling bersinergi, saling support, saling memberi, berbagi, nangis, takut, minta tungguin pup, main gitar, nyanyi, makan cireng, ke rumah pak haji mak haji teh mila, a ojak, buka puasa bareng ala suku bar-bar, tarawih sesuatu, bakwan lagi bakwan lagi, pak agus, mamih, papih, macam tak berpengaruh, nyebar-nyebar, main kembang api, ngajar Paud, sd,smp, penyuluhan Kb yang dateng nini-nini, jual keripik teh acoh, jual2 baju bekas untuk input, makan kerak telor, Orbs!, tau2nya di ikutin.. hiii, ditraktir maseee de' cost, ada yg liat sesuatu, di godain, sakit mata, sariawan gede banget, bolak-balik UIN berobat, naik kereta, liat jipang, bikin sabun n minyak goreng alternatif yang gtw ampe sekarang apakabar tu minyak, pak erte, bu erte, kaka mala Uput sayang kaka mala, ucup idola akamsi, love death, citra idaman akamsi, gege marahan sama nisa, ulang tahun, surprise, outbound, buka bareng di undang pak lurah n ibu Airin, makan rujak ala orang sunda, hampura sadayana, bade kamana? ada yang diem2an kalo masak, rifki kasih mawar ke putri so sweet, marahan lagi, curiga2in anak2 cowo, dimas ngebetein, ada yang galau, kalo cowok2 ada pengajian pulangnya bawa makanan diplastikin pada rebutan, makan mie teteh yang didepan rumah pak ajiii, numpang tidur di rumah a ojak, makan lontong bikinan emak, main sama teh mila, ngantri main ipad nya putri buat main games...
huuuuaaaaa masih terlalu banyak untuk disebutkan... :D
Senin, 08 Oktober 2012
Cinta Saja
CintaMu dalam hatiku, Memenuhinya begitu,
CintaMu dalam hatiku,
Memenuhinya begitu.
Jadi segala sesuatu,
Yang kumelihat di situ.
CintaMu dalam hatiku,
Memenuhinya begitu,
CintaMu dalam hatiku,
Memenuhinya begitu.
Kayak sinar matahari,
Atas permukaan hati,
Cinta itu meliputi,
Hatiku sama sekali.
CintaMu dalam hatiku,
Memenuhinya begitu,
CintaMu dalam hatiku,
Memenuhinya begitu.
Dalam hati tetap malam,
Kacau-balau tanpa salam,
Hati muram suram guram,
Gelap buta penuh waham.
Terbit sinar surya terang,
Maka tudung waham hilang,
Tidak terlihat sekarang,
Selain cahaya merelang.
CintaMu dalam hatiku, Memenuhinya begitu.
(Syair Syekh Fattah,
Debu-Cinta saja)
Kamis, 08 Maret 2012
Muhasabah Cinta
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Alif laam miim.
Dzalikal kitaabu laa raiba fiihi hudaallilmuttaqiin.
Alladziina yu’minuuna bilghaibi wa yuqiimunasshalaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquun.
Walladziina yu’minu bimaa unzhila ilaika wa maa unzhila min qoblikum wa bil aakhiratihum yu’qinuuna.
***
Itu lah sepenggalan dari surat yang sering kali kita baca setelah shalat ataupun sebelum berdzikir. Yang sangat lancar kita lafal-kan dengan bahasa arab, sambil memejamkan mata sekalipun tanpa melihat teks arabnya. Begitu lancar dan cepat kita lafalkan sampai-sampai seringkali diantara kita tidak mendalami dan menyelami makna-makna dari surat itu. Dibaca secara cepat dan begitu saja. Padahal jika kita pelajari ayat-ayat itu, terdapat petunjuk yang akan membawa kita ke dalam setiap penyelesaian masalah yang sedang kita hadapi. Kepada siapa seharusnya kita meminta dan memohon diberi petunjuk.
Mari kita simak arti dari surah tersebut…
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih , Maha Penyayang.
Alif-Laam- Mim.
Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang kami berikan kepada mereka.
Dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.
Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.
***
Begitu sayang dan cintanya Allah kepada kita, dalam memberikan petunjuk atau arah kemanakah seharusnya kita berjalan. Dia-lah yang telah menurunkan kitab suci al-Qur’an yang disampaikan kepada Nabi Besar Muhammad untuk umatnya, sebagai pedoman dan pegangan hidup kita. Untuk menuntun langkah kita agar kita senantiasa selalu dalam kebaikan dan keridhoanNya.
***
Suatu ketika, diriku sedang dilanda kesedihan, kegalauan dan kesepian. Masalah demi masalah kian mendera pikiranku. Aku bingung, aku resah. Tidurku tidak nyenyak karena terus-menerus dihantui masalah-masalah itu.
Suatu hari, di hari yang begitu melelahkan padahal aku harus melanjutkan aktifitasku, aku ketiduran. Dalam tidurku aku sedang bermimpi bahwa dalam mimpi itu aku sedang bermimpi. Ya, begitu melelahkan rasanya bermimpi bahwa dalam mimpi itu kamu sedang bermimpi. Mimpi dalam mimpi itu begitu menakutkan, badanku terbujur kaku dan sama sekali tidak bisa bergerak.di sebelah sisi kananku ada kabut dan bayangan hitam, sedang di sebelah sisi kiri badanku ada kabut dan bayangan putih. Mereka terus menerus meracau dengan berisiknya, tidak jelas apa yang sedang di racaukan, rasanya telinga ingin sekali ku tutup namun aku tidak dapat bergerak sama sekali.
Entah mengapa. Pada saat mimpi itu, aku menyadari bahwa ada nenek ku datang dan sedang mengobrol dengan ibuku (memang benar ada dalam nyatanya). Aku ingin teriak dan memanggil mereka yang ada di luar kamarku, namun sama sekali aku tak bisa teriak memanggil mereka, tenggorokanku terasa begitu kering sampai ketika bayangan-bayangan itu terus meracau lebih keras lagi membuat batinku begitu sakit dan menderita (sulit diceritakan bagaimana perasaan itu). Sampai pada akhirnya aku terbangun dengan rasa haus yang sangat dan keringat panas dingin. Ku lihat jam, ternyata aku ketiduran sekitar 15 menit. Padahal aku merasakan sudah lama sekali aku bermimpi. Mimpi itu begitu jelas dan masih terngiang-ngiang sampai sekarang.
Berbagai macam pikiranku menduga-duga apa arti dari mimpi itu, namun apalah aku bukan seorang yang mampu menafsirkan kebenaran akan arti dari sebuah mimpi. Kalau menurut temanku yang mempelajari psikologi, itu merupakan suatu hal yang menimpa seseorang jika sedang banyak fikiran dan sangat stress. Hmmm… ya memang akhir-akhir ini aku sedang banyak pikiran dan masalah. Ya, begitu banyak masalah. Huhuuu
Kadang aku curhat kepada orang-orang yang menurutku bisa ku jadikan tempatku bersandar, memintakannya solusi atau sekedar untuk mencurahkan isi hati ku supaya aku bisa lebih tenang. Ingin sekali rasanya aku bercerita banyaaaaaak tentang semua masalah-masalah itu. Tapi aku berfikir, merekapun pasti memiliki kesibukan dan masalah masing-masing juga. Mungkin lebih besar dari semua kepenatan masalahku. Apakah aku harus selalu mengganggu mereka?
Terkadang aku menyendiri, atau berjalan sendirian tanpa teman satu pun entah kemana arahnya. Ingin rasanya lari dari semua ini. Aku merasa ada yang tidak seimbang dan tidak serasi seperti apa yang aku inginkan. Seperti misalnya kenapa akhir-akhir ini kondisi ekonomi keluargaku seperti ini ? Kemudian juga aku merasa begitu sepi dan hampa? Dimana sahabat?
Belum lagi kesedihanku karena aku baru saja memutuskan untuk tidak in-relationship with seseorang yang sangat berarti untukku. Orang tuaku menyuruhku untuk cukup berteman saja gak lebih. Aku sempat marah dalam hatiku. Kenapa orang tuaku sangat mengatur sekali?? Bukankah itu urusanku? Kenapa seserius itu? Ibuku yang awalnya setuju-setuju saja aku berhubungan dengannya tanpa pandang siapa dia, dari mana asalnya? Keluarganya? Dll, aku selalu curhat memang pada ibuku aku sedang dekat dengan siapa? bagaimana dia? sifat dan sikapnya? Dll, tapi sekarang berubah sebaliknya menjadi 180 derajat, semenjak ibuku melihatnya. Entah apa yang dipikirkan ibuku. aku pun menjadi sedih. Perasaanku menjadi galau L huuuuhff Apalah…. aku hanya seorang anak yang sudah harus menuruti apa kata orang tuanya.
Sampai pada suatu pagi, entah mengapa pagi itu ingin sekali aku membuka al-Qur’an tafsir. Ku cium al-Qur’an tafsir itu, Ku buka secara acak dengan mengikuti feelingku. Entah mengapa aku tertarik sekali untuk melakukan itu. Ku pejamkan mata dan mulai membukanya perlahan. Ku arahkan jariku dengan terus menuruti feelingku, jari telunjukku mengarahkan pada suatu halaman, tepat tertulis di situ adalah surat Azzukhruf ayat 12-14. Kemudian ku arahkan lagi sambil ku pejamkan mata dan setelah ku buka mataku tertera di situ ayat 17.
Ku baca ayat 12-14 itu, Yang artinya:
“Dan (Dia) yang telah menciptakan semua berpasang-pasangan dan menjadikan kapal untukmu dan hewan ternak yang kamu tunggangi (12). Agar kamu duduk di atas punggunggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan agar kamu mengucapkan, “Maha Suci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya (13). Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (14).”
Aku sempat kaget dan akupun terdiam dan memikirkan suatu hal. Kemudian ku tertarik lagi untuk memilih lagi bagian dari surat itu. Ku pejamkan kembali mataku, tanganku menunjuk salah satu ayat lagi, yaitu ayat 17, yang artinya:
“Dan apabila salah seorang diantara mereka diberi kabar gembira dengan apa (kelahiran anak perempuan) yang dijadikan sebagai perumpamaan bagi (Allah) Yang Maha Pengasih, Jadilah wajahnya pekat karena menahan sedih (dan marah). (17)
Aku penasaran… ku tutup kembali al-Qur’an itu. Ku coba ulangi lagi dengan mengikuti feelingku. Sambil memejamkan mata dan mulai meraba dan membuka Al-Qur’an itu. Ku dapati yang terbuka adalah halaman dimana tertera bacaan surat…. Lagi lagi az-Zukhruf yang ada di hadapanku dan telunjuk tanganku pun lagi-lagi tepat berada pada ayat 17, ayat ini kata-katanya di cetak berwarna biru, entah maksud petunjuk dari cetakan biru ini apa, tapi ini cukup membuatku penasaran. Kembali ku baca berkali-kali arti dari ayat 17 itu.
Di akhir dari ayat 17 ini terdapat seperti footnote. Dalam footnote tertulis;
“Ayat ini menggambarkan keadaan perempuan Arab waktu Al-Qur’an diturunkan. Mereka tidak diberikan kesempatan dalam pendidikan sehingga kurang kecerdasannya dan hanya dijadikan perhiasan.perempuan tidak mampu bersikap tegas dan jelas dalam menyampaikan kehendaknya untuk memperoleh kemenangan.”
Hatiku langsung berdesir, sambil memikirkan suatu hal;banyak hal.
Astaghfirullah, kenapa aku harus bersedih? Dan seringkali menyalahkan keadaan? Kadang membantah perintah orang tua? Padahal banyak sekali nikmat yang telah Allah berikan kepadaku sebagai seorang anak perempuan. Orang tua yang sangat menyayangiku, yang telah banting tulang demi anaknya ini untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi, agar di angkat derajatnya oleh Allah. Sebagai seorang anak yang yang harus mematuhi apa yang dikatakan orang tuaku. Mereka yang telah menyekolahkanku sampai saat ini. Sampai perguruan tinggi, agar aku menjadi seorang perempuan yang bermanfaat dan bermartabat, agar apa yang menjadi cita-citaku terwujud dan dapat membahagiakan kedua orang tua dan juga mampu menjaga kehormatan suaminya kelak. Lantas mengapa aku begitu kesal dan marah hanya karena di larang menjalin hubungan dengan dia?? Untuk apa ku harus bersedih? Orang tuaku hanya menginginkan yang terbaik untuk anaknya. justru disinilah kekuatan cinta kan bicara :) seberapa besarkah nyali dan usaha dikerahkan? Toh kalo berjodoh gak kemana kan :D…semua kan indah pada waktunya, sekarang adalah saatnya mengupayakan semuanya.
NikmatNya yang manakah yang kan ku dustakan?? Bila sekarang ini ku hidup dengan istimewa?? NikmatNya yang manakah yang kan ku dustakan??...bila ku hidup di tengah keluarga yang sangat menyayangiku?? NikmatNya yang manakah yang kan ku dustakan?? …tak kan ada….
Pagi itu, air mata deras mengalir…
ku ciumi Al-Qur’an yang sedang ku pegang itu. Ku cium bolak-balik berkali-kali. Ku peluk dan kudekatkan pada hatiku. Ada perasaan tenang dan damai dalam batinku. Perasaan yang berbeda sekali seperti sebelumnya. Begitu tenang.
***
Ya Allah Ya Tuhanku...
Bukakanlah hikmah-Mu bagiku, curahkanlah rahmat-Mu kepadaku. Dan ingatkanlah aku pada apa yang telah aku lupakan dan lalaikan, wahai Tuhan pemilik keperkasaan dan kemuliaan.
Ya Allah Ya Tuhanku…
Terangilah penglihatanku dengan kitab-Mu. Lapangkanlah dadaku dengannya. Bugarkanlah badanku dengan membacanya. Permudahlah urusanku karenanya. Lancarkanlah lisanku untuk membacanya. Kuatkanlah jiwaku dengannya. Percepatlah pemahamanku tentangnya. Hilangkanlah kesedihanku dengan bacaannya. Kuatkanlah tekadku dengannya. Terangilah hatiku karenanya. Berilah aku kemampuan membaca dan menghapalnya. Serta menguasai berbagai ilmu yang terkandung di dalamnya. Tetapkanlah semua itu dalam hatiku. Dan muliakanlah aku dengan berbagai kebaikan. Dengan daya dan kekuatanMu. Sesungguhnya tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.
Jumat, 2 Maret 2012
Alif laam miim.
Dzalikal kitaabu laa raiba fiihi hudaallilmuttaqiin.
Alladziina yu’minuuna bilghaibi wa yuqiimunasshalaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquun.
Walladziina yu’minu bimaa unzhila ilaika wa maa unzhila min qoblikum wa bil aakhiratihum yu’qinuuna.
***
Itu lah sepenggalan dari surat yang sering kali kita baca setelah shalat ataupun sebelum berdzikir. Yang sangat lancar kita lafal-kan dengan bahasa arab, sambil memejamkan mata sekalipun tanpa melihat teks arabnya. Begitu lancar dan cepat kita lafalkan sampai-sampai seringkali diantara kita tidak mendalami dan menyelami makna-makna dari surat itu. Dibaca secara cepat dan begitu saja. Padahal jika kita pelajari ayat-ayat itu, terdapat petunjuk yang akan membawa kita ke dalam setiap penyelesaian masalah yang sedang kita hadapi. Kepada siapa seharusnya kita meminta dan memohon diberi petunjuk.
Mari kita simak arti dari surah tersebut…
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih , Maha Penyayang.
Alif-Laam- Mim.
Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang kami berikan kepada mereka.
Dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.
Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.
***
Begitu sayang dan cintanya Allah kepada kita, dalam memberikan petunjuk atau arah kemanakah seharusnya kita berjalan. Dia-lah yang telah menurunkan kitab suci al-Qur’an yang disampaikan kepada Nabi Besar Muhammad untuk umatnya, sebagai pedoman dan pegangan hidup kita. Untuk menuntun langkah kita agar kita senantiasa selalu dalam kebaikan dan keridhoanNya.
***
Suatu ketika, diriku sedang dilanda kesedihan, kegalauan dan kesepian. Masalah demi masalah kian mendera pikiranku. Aku bingung, aku resah. Tidurku tidak nyenyak karena terus-menerus dihantui masalah-masalah itu.
Suatu hari, di hari yang begitu melelahkan padahal aku harus melanjutkan aktifitasku, aku ketiduran. Dalam tidurku aku sedang bermimpi bahwa dalam mimpi itu aku sedang bermimpi. Ya, begitu melelahkan rasanya bermimpi bahwa dalam mimpi itu kamu sedang bermimpi. Mimpi dalam mimpi itu begitu menakutkan, badanku terbujur kaku dan sama sekali tidak bisa bergerak.di sebelah sisi kananku ada kabut dan bayangan hitam, sedang di sebelah sisi kiri badanku ada kabut dan bayangan putih. Mereka terus menerus meracau dengan berisiknya, tidak jelas apa yang sedang di racaukan, rasanya telinga ingin sekali ku tutup namun aku tidak dapat bergerak sama sekali.
Entah mengapa. Pada saat mimpi itu, aku menyadari bahwa ada nenek ku datang dan sedang mengobrol dengan ibuku (memang benar ada dalam nyatanya). Aku ingin teriak dan memanggil mereka yang ada di luar kamarku, namun sama sekali aku tak bisa teriak memanggil mereka, tenggorokanku terasa begitu kering sampai ketika bayangan-bayangan itu terus meracau lebih keras lagi membuat batinku begitu sakit dan menderita (sulit diceritakan bagaimana perasaan itu). Sampai pada akhirnya aku terbangun dengan rasa haus yang sangat dan keringat panas dingin. Ku lihat jam, ternyata aku ketiduran sekitar 15 menit. Padahal aku merasakan sudah lama sekali aku bermimpi. Mimpi itu begitu jelas dan masih terngiang-ngiang sampai sekarang.
Berbagai macam pikiranku menduga-duga apa arti dari mimpi itu, namun apalah aku bukan seorang yang mampu menafsirkan kebenaran akan arti dari sebuah mimpi. Kalau menurut temanku yang mempelajari psikologi, itu merupakan suatu hal yang menimpa seseorang jika sedang banyak fikiran dan sangat stress. Hmmm… ya memang akhir-akhir ini aku sedang banyak pikiran dan masalah. Ya, begitu banyak masalah. Huhuuu
Kadang aku curhat kepada orang-orang yang menurutku bisa ku jadikan tempatku bersandar, memintakannya solusi atau sekedar untuk mencurahkan isi hati ku supaya aku bisa lebih tenang. Ingin sekali rasanya aku bercerita banyaaaaaak tentang semua masalah-masalah itu. Tapi aku berfikir, merekapun pasti memiliki kesibukan dan masalah masing-masing juga. Mungkin lebih besar dari semua kepenatan masalahku. Apakah aku harus selalu mengganggu mereka?
Terkadang aku menyendiri, atau berjalan sendirian tanpa teman satu pun entah kemana arahnya. Ingin rasanya lari dari semua ini. Aku merasa ada yang tidak seimbang dan tidak serasi seperti apa yang aku inginkan. Seperti misalnya kenapa akhir-akhir ini kondisi ekonomi keluargaku seperti ini ? Kemudian juga aku merasa begitu sepi dan hampa? Dimana sahabat?
Belum lagi kesedihanku karena aku baru saja memutuskan untuk tidak in-relationship with seseorang yang sangat berarti untukku. Orang tuaku menyuruhku untuk cukup berteman saja gak lebih. Aku sempat marah dalam hatiku. Kenapa orang tuaku sangat mengatur sekali?? Bukankah itu urusanku? Kenapa seserius itu? Ibuku yang awalnya setuju-setuju saja aku berhubungan dengannya tanpa pandang siapa dia, dari mana asalnya? Keluarganya? Dll, aku selalu curhat memang pada ibuku aku sedang dekat dengan siapa? bagaimana dia? sifat dan sikapnya? Dll, tapi sekarang berubah sebaliknya menjadi 180 derajat, semenjak ibuku melihatnya. Entah apa yang dipikirkan ibuku. aku pun menjadi sedih. Perasaanku menjadi galau L huuuuhff Apalah…. aku hanya seorang anak yang sudah harus menuruti apa kata orang tuanya.
Sampai pada suatu pagi, entah mengapa pagi itu ingin sekali aku membuka al-Qur’an tafsir. Ku cium al-Qur’an tafsir itu, Ku buka secara acak dengan mengikuti feelingku. Entah mengapa aku tertarik sekali untuk melakukan itu. Ku pejamkan mata dan mulai membukanya perlahan. Ku arahkan jariku dengan terus menuruti feelingku, jari telunjukku mengarahkan pada suatu halaman, tepat tertulis di situ adalah surat Azzukhruf ayat 12-14. Kemudian ku arahkan lagi sambil ku pejamkan mata dan setelah ku buka mataku tertera di situ ayat 17.
Ku baca ayat 12-14 itu, Yang artinya:
“Dan (Dia) yang telah menciptakan semua berpasang-pasangan dan menjadikan kapal untukmu dan hewan ternak yang kamu tunggangi (12). Agar kamu duduk di atas punggunggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan agar kamu mengucapkan, “Maha Suci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya (13). Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (14).”
Aku sempat kaget dan akupun terdiam dan memikirkan suatu hal. Kemudian ku tertarik lagi untuk memilih lagi bagian dari surat itu. Ku pejamkan kembali mataku, tanganku menunjuk salah satu ayat lagi, yaitu ayat 17, yang artinya:
“Dan apabila salah seorang diantara mereka diberi kabar gembira dengan apa (kelahiran anak perempuan) yang dijadikan sebagai perumpamaan bagi (Allah) Yang Maha Pengasih, Jadilah wajahnya pekat karena menahan sedih (dan marah). (17)
Aku penasaran… ku tutup kembali al-Qur’an itu. Ku coba ulangi lagi dengan mengikuti feelingku. Sambil memejamkan mata dan mulai meraba dan membuka Al-Qur’an itu. Ku dapati yang terbuka adalah halaman dimana tertera bacaan surat…. Lagi lagi az-Zukhruf yang ada di hadapanku dan telunjuk tanganku pun lagi-lagi tepat berada pada ayat 17, ayat ini kata-katanya di cetak berwarna biru, entah maksud petunjuk dari cetakan biru ini apa, tapi ini cukup membuatku penasaran. Kembali ku baca berkali-kali arti dari ayat 17 itu.
Di akhir dari ayat 17 ini terdapat seperti footnote. Dalam footnote tertulis;
“Ayat ini menggambarkan keadaan perempuan Arab waktu Al-Qur’an diturunkan. Mereka tidak diberikan kesempatan dalam pendidikan sehingga kurang kecerdasannya dan hanya dijadikan perhiasan.perempuan tidak mampu bersikap tegas dan jelas dalam menyampaikan kehendaknya untuk memperoleh kemenangan.”
Hatiku langsung berdesir, sambil memikirkan suatu hal;banyak hal.
Astaghfirullah, kenapa aku harus bersedih? Dan seringkali menyalahkan keadaan? Kadang membantah perintah orang tua? Padahal banyak sekali nikmat yang telah Allah berikan kepadaku sebagai seorang anak perempuan. Orang tua yang sangat menyayangiku, yang telah banting tulang demi anaknya ini untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi, agar di angkat derajatnya oleh Allah. Sebagai seorang anak yang yang harus mematuhi apa yang dikatakan orang tuaku. Mereka yang telah menyekolahkanku sampai saat ini. Sampai perguruan tinggi, agar aku menjadi seorang perempuan yang bermanfaat dan bermartabat, agar apa yang menjadi cita-citaku terwujud dan dapat membahagiakan kedua orang tua dan juga mampu menjaga kehormatan suaminya kelak. Lantas mengapa aku begitu kesal dan marah hanya karena di larang menjalin hubungan dengan dia?? Untuk apa ku harus bersedih? Orang tuaku hanya menginginkan yang terbaik untuk anaknya. justru disinilah kekuatan cinta kan bicara :) seberapa besarkah nyali dan usaha dikerahkan? Toh kalo berjodoh gak kemana kan :D…semua kan indah pada waktunya, sekarang adalah saatnya mengupayakan semuanya.
NikmatNya yang manakah yang kan ku dustakan?? Bila sekarang ini ku hidup dengan istimewa?? NikmatNya yang manakah yang kan ku dustakan??...bila ku hidup di tengah keluarga yang sangat menyayangiku?? NikmatNya yang manakah yang kan ku dustakan?? …tak kan ada….
Pagi itu, air mata deras mengalir…
ku ciumi Al-Qur’an yang sedang ku pegang itu. Ku cium bolak-balik berkali-kali. Ku peluk dan kudekatkan pada hatiku. Ada perasaan tenang dan damai dalam batinku. Perasaan yang berbeda sekali seperti sebelumnya. Begitu tenang.
***
Ya Allah Ya Tuhanku...
Bukakanlah hikmah-Mu bagiku, curahkanlah rahmat-Mu kepadaku. Dan ingatkanlah aku pada apa yang telah aku lupakan dan lalaikan, wahai Tuhan pemilik keperkasaan dan kemuliaan.
Ya Allah Ya Tuhanku…
Terangilah penglihatanku dengan kitab-Mu. Lapangkanlah dadaku dengannya. Bugarkanlah badanku dengan membacanya. Permudahlah urusanku karenanya. Lancarkanlah lisanku untuk membacanya. Kuatkanlah jiwaku dengannya. Percepatlah pemahamanku tentangnya. Hilangkanlah kesedihanku dengan bacaannya. Kuatkanlah tekadku dengannya. Terangilah hatiku karenanya. Berilah aku kemampuan membaca dan menghapalnya. Serta menguasai berbagai ilmu yang terkandung di dalamnya. Tetapkanlah semua itu dalam hatiku. Dan muliakanlah aku dengan berbagai kebaikan. Dengan daya dan kekuatanMu. Sesungguhnya tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.
Jumat, 2 Maret 2012
Minggu, 05 Februari 2012
cuma "Sedekah" kok...Jangan dibaca yaaa... ^^
“Wooow subhanallah luar biasa!” kata itulah yang ku katakan dengan nada berbisik sendirian ketika mendapatkan uang dua ratus ribu dengan cuma-cuma dari saudaraku; paman dari bapakku. Katanya sih untuk aku, aku tanya dalam rangka apa, dia hanya senyum dan langsung pergi sambil berkata “untuk jajan aja!”. Lah kaget aja kan gak ada angin gak ada apa, dikasih uang. Di tambah lagi memang aku sedang butuh uang cepat. Hihiihi. Aku kaget bukan hanya karena di berikan uang tiba-tiba, tetapi lantaran aku kemarin baru saja membaca artikel yang ditulis oleh Ustadz ternama; Ustadz Yusuf Mansur, mengenai Sedekah. Ya, tadi malam, baru saja aku bertekad untuk selalu membiasakan diri bersedekah karena banyak sekali manfaat yang didapat dari bersedekah.Eeehh,, paginya aku langsung dapet rezeki… hihihii itu baru niat guys, bagaimana jika sudah dilakukan??? ^^
Yang aku maksud disini, bukan hanya sedekah biasa, tapi sedekah yang aku katakan itu sebagai “sedekah luarbiasa”. Karena sedekah biasa menurutku itu adalah sedekah yang kita berikan dalam porsi biasa bahkan rendah, artinya hanya sedekah dari apa yang menurut kita itu adalah kelebihan yang tak terlalu kita butuhkan. Yaaahh! sedekah seperti itu mah aku rasa setiap orang sering lah melakukannya yaaa. Bahkan sering sekali kan kita menyaksikan orang atau (kita sendiri lah) yang memilih-milih uang di kantong/dompet dimana di dalamnya ada 50ribuan, 20ribuan, 10ribuan, 5ribuan dan 1 koin 500 perak untuk yang manakah yang akan diberikan kepada pengemis. Lalu yang diberikan adalah….. yaaaaa! yang 1 koin itu, dekil pula…wooow GReaT! mari istighfar sebanyak-banyaknya…
Sedekah luar biasa ini maksudnya adalah sedekah yang benar-benar ikhlas diberikan dengan tidak memperhitungkan atau memilih-milih mana yang terkecil untuk disedekahkan. Sedekah akan semakin “bunyi”, ketika yang disedekahkan adalah sesuatu yang paling kita cintai atau yang paling sedang dibutuhkan pada saat itu.
(Ust.Yusuf Mansur):)
Mengutip dari Ustadz Yusuf Mansur, “khasiat keajaiban sedekah pasti datang, tapi syarat dan ketentuan berlaku. Yaitu sedekah dengan yang TERBAIK, apakah itu jumlahnya, kualitasnya maupun saatnya. Kalau sedekah 500 perak, ya keterlaluan jika berharap dapat mobil. Kalau sedekah berupa baju bekas, ya jangan minta motor baru.”
Tidak hanya materi dan pahala saja yang kan didapat berlipat-lipat, banyak sekali kelebihan yang di dapat dari sedekah, misalnya; selalu diberikan kemudahan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan, dalam mengerjakan tugas-tugas, berbisnis, harmonisnya hubungan kita dengan orang-orang disekeliling kita dan lain sebagainya. :)
Rasulullah SAW. Menganjurkan kepada Abu Dzar (seorang yang dikenal sebagai shabat yang sangat membatasi dunia, ia sengaja memilih jalan hidup yang begitu sederhana, agar tidak terlena dengan gemerlap dunia) Rasul menganjurkannya untuk istiqomah bersedekah. Pesan Rasul ini membuatnya penasaran sekali, sehingga ia bertanya: “Ya Nabi Allah, engkau menyuruh kami bersedekah, apa sebenarnya hakikat dari bersedekah?” Nabi menjawab: “sedekah itu sesuatu yang ajaib.” Sampai 3 kali berturut-turut beliau berkata demikian.
Keajaiban bersedekah dijelaskan Nabi dalam hadits lain, misalnya “siapa mendapatkan kesedihan dalam hati, maka bersedekahlah”…
Nahh, kalau kita merasa ada masalah yang sangat pelik sekaliii... yang tidak selesai-selesai atau tidak terduga dalam kehidupan sehari-hari, berarti ada yang tidak beres niiiihh dalam bersedekah kita! Hihiihiii mungkin kurang atau barang kali belum sempurna di tunaikannya 0:)
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW menuturkan, “Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi lantas terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut, lalu bertanya, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaanMu yang lebih kuat dari pada gunung?” Allah menjawab: “ada, yaitu besi”. Para malaikat pun kembali bertanya: “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaanMu yang lebih kuat dari pada besi?”. Allah menjawab: “Ada, yaitu api”. Bertanya kembali para malaikat, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaanMu yang lebih kuat dari pada api?”. Allah menjawab: “ada, yaitu air”. Kemudian para malaikat kembali lagi bertanya, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaanMu yang lebih kuat dari pada air?”. Allah menjawab: “ada, yaitu angin” Akhirnya para malaikat bertanya lagi, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaanMu yang lebih kuat dari semua itu? Allah yang Maha Kaya menjawab, “Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya.”
Yaaa! dalam memberikan sedekah, harus ikhlas mencari keridhaan Allah SWT, tidak untuk mengharapkan sesuatu apapun dari si penerima, baik berupa balasan ataupun pujian dan sanjungan. Tidak ada sikap sombong dihadapan si penerima ataupun menginginkan ketenaran atau kedermawanannya diketahui orang lain.
Wallahu ‘alam
referensi : PPPA News
Sabtu, 04-02-2012
Yang aku maksud disini, bukan hanya sedekah biasa, tapi sedekah yang aku katakan itu sebagai “sedekah luarbiasa”. Karena sedekah biasa menurutku itu adalah sedekah yang kita berikan dalam porsi biasa bahkan rendah, artinya hanya sedekah dari apa yang menurut kita itu adalah kelebihan yang tak terlalu kita butuhkan. Yaaahh! sedekah seperti itu mah aku rasa setiap orang sering lah melakukannya yaaa. Bahkan sering sekali kan kita menyaksikan orang atau (kita sendiri lah) yang memilih-milih uang di kantong/dompet dimana di dalamnya ada 50ribuan, 20ribuan, 10ribuan, 5ribuan dan 1 koin 500 perak untuk yang manakah yang akan diberikan kepada pengemis. Lalu yang diberikan adalah….. yaaaaa! yang 1 koin itu, dekil pula…wooow GReaT! mari istighfar sebanyak-banyaknya…
Sedekah luar biasa ini maksudnya adalah sedekah yang benar-benar ikhlas diberikan dengan tidak memperhitungkan atau memilih-milih mana yang terkecil untuk disedekahkan. Sedekah akan semakin “bunyi”, ketika yang disedekahkan adalah sesuatu yang paling kita cintai atau yang paling sedang dibutuhkan pada saat itu.
(Ust.Yusuf Mansur):)
Mengutip dari Ustadz Yusuf Mansur, “khasiat keajaiban sedekah pasti datang, tapi syarat dan ketentuan berlaku. Yaitu sedekah dengan yang TERBAIK, apakah itu jumlahnya, kualitasnya maupun saatnya. Kalau sedekah 500 perak, ya keterlaluan jika berharap dapat mobil. Kalau sedekah berupa baju bekas, ya jangan minta motor baru.”
Tidak hanya materi dan pahala saja yang kan didapat berlipat-lipat, banyak sekali kelebihan yang di dapat dari sedekah, misalnya; selalu diberikan kemudahan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan, dalam mengerjakan tugas-tugas, berbisnis, harmonisnya hubungan kita dengan orang-orang disekeliling kita dan lain sebagainya. :)
Rasulullah SAW. Menganjurkan kepada Abu Dzar (seorang yang dikenal sebagai shabat yang sangat membatasi dunia, ia sengaja memilih jalan hidup yang begitu sederhana, agar tidak terlena dengan gemerlap dunia) Rasul menganjurkannya untuk istiqomah bersedekah. Pesan Rasul ini membuatnya penasaran sekali, sehingga ia bertanya: “Ya Nabi Allah, engkau menyuruh kami bersedekah, apa sebenarnya hakikat dari bersedekah?” Nabi menjawab: “sedekah itu sesuatu yang ajaib.” Sampai 3 kali berturut-turut beliau berkata demikian.
Keajaiban bersedekah dijelaskan Nabi dalam hadits lain, misalnya “siapa mendapatkan kesedihan dalam hati, maka bersedekahlah”…
Nahh, kalau kita merasa ada masalah yang sangat pelik sekaliii... yang tidak selesai-selesai atau tidak terduga dalam kehidupan sehari-hari, berarti ada yang tidak beres niiiihh dalam bersedekah kita! Hihiihiii mungkin kurang atau barang kali belum sempurna di tunaikannya 0:)
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW menuturkan, “Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi lantas terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut, lalu bertanya, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaanMu yang lebih kuat dari pada gunung?” Allah menjawab: “ada, yaitu besi”. Para malaikat pun kembali bertanya: “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaanMu yang lebih kuat dari pada besi?”. Allah menjawab: “Ada, yaitu api”. Bertanya kembali para malaikat, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaanMu yang lebih kuat dari pada api?”. Allah menjawab: “ada, yaitu air”. Kemudian para malaikat kembali lagi bertanya, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaanMu yang lebih kuat dari pada air?”. Allah menjawab: “ada, yaitu angin” Akhirnya para malaikat bertanya lagi, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaanMu yang lebih kuat dari semua itu? Allah yang Maha Kaya menjawab, “Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya.”
Yaaa! dalam memberikan sedekah, harus ikhlas mencari keridhaan Allah SWT, tidak untuk mengharapkan sesuatu apapun dari si penerima, baik berupa balasan ataupun pujian dan sanjungan. Tidak ada sikap sombong dihadapan si penerima ataupun menginginkan ketenaran atau kedermawanannya diketahui orang lain.
Wallahu ‘alam
referensi : PPPA News
Sabtu, 04-02-2012
Minggu, 20 November 2011
who cares?
Huuuuufff.. Selesai juga akhirnya, berpeluh keringat dan bermandikan debu menyulam kembali energy yang serat karena sedikit kelelahan. Di ruang yang lumayan luas ini (jika sendiri) ku mulai merefreshkan kembali pikiran dan jiwa yang sedikit di landa kesal yang kubawa dari rumah. Tangan yang sedari tadi berkarya dalam berlomba-lomba dengan debu yang terisak dalam tangisnya karena ku singkirkan keberadaannya kini, mulai terkulai lemas karena memang dari rumah aku mengendarai motor yang ku kendarai dengan sekencang-kencangnya, seperti formula 1 salip sana salip sini, ngebut sana ngebuut sini, seiring bergenderangnya pikiran yang kalut karena sedang kesal dan di landa rasa marah. Sudah hal yang biasa ku lakukan jika ku sedang kesal. Entahlah… aku tak dapat mengendalikan tanganku yang dengan emosionalnya menggenggam gas motor dan terus menambah kecepatan kendaraanku ini.
***
Jumat siang, ku parkir motorku di tempat biasa aku memarkirnya, di sebuah lapangan luas yang sekarang di sulap menjadi lahan parkir motor, tepat di depan koperasi mahasiswa atau biasa disebut dengan KOPMA, dimana… disana banyak sekali orang-orang yang sedang makan atau duduk-duduk padahal waktu shalat jumat sebentar lagi akan dilaksanakan, diantara mereka juga ada yang sedang merokok dan menyembulkan asapnya di tempat umum bersama kelompok meraka lainnya. Dalam hati ku menggerutu, sebenarnya apa yang sedang dalam isi kepala mereka (mahasiswa-mahasiswa) itu? Hmm.. kemarin diteriakkannya:
“STOP KAPITALISME! STOP SEGALA MACAM PENINDASAN ATAS RAKYAT! RAKYAT HARUS BANGUN DAN SADAR KARENA TELAH DIJAJAH ! Stop kapitalisme! Mari bersatu untuk membela kaum MISKIN yang terANIAYA!”
Weleh-weleh apa itu yang kemarin mereka katakan?? Hari ini ku lihat mereka yang hobi berdemo pada setiap kesempatan, pada setiap tanggal merah, libur nasional; hari ibu, hari kartini, hari sumpah pemuda, hari pahlawan, ya apapun itu… yang seringkali meneriakan idealisme untuk bangsa, yang mengaku dirinya adalah AGENT of CHANGE itu? Saat ini di depan mataku, nongkrong-nongkrong tidak jelas dan tidak produktif sambil menelan sebungkus rokok bahkan lebih, menikmati asap yang mereka hirup dan mereka buang kembali. Dan aku yakin diantara mereka juga ada yang bolos kuliah dan hanya membuang-buang duit orang tuanya saja yang padahal orang tuanya membanting tulang demi membiayai anaknya kuliah. Hati dengki dan rasa benci ku pun keluar, lengkap dan semakin menjadi tatkala kekesalan sedang menimpaku. Hahha bukannya aku merasa lebih baik ataupun sok tahu, entah kenapa saat ini aku benci dengan semuanya, hmm mungkin jugaa termasuk diriku sendiri ini yang terkadang melupakan tugas dan kewajibanku sebagai mahasiswa.
Hmmm… Dalam hatiku berkata, Apa gunanya idealism yang hanya sekedar Utopia semata yang menurut sebagian orang itu adalah ideology yang harus tertanam dalam hati dan meresap segala jiwa (khususnya mereka yang merasa dan sangat mengakui bahwa mereka adalah agent of change katanya).. Aahh apalah itu aku tidak peduli! Untuk apa mereka meneriakkan bantai kapitalisme! Protes terhadap pemerintah yang tak becus menanggulangi kemiskinan! Turunkan presiden Bla bla bla…. Entah lah masih banyak lagi. PADAHAL mereka tidak menyadari… Mereka terlalu utopis! Padahal mereka sendiri tak sadar apa yang telah mereka lupakan, yaitu hal-hal kecil yang sebenarnya berdampak besar pada PERUBAHAN! Bukannya kuliah dan belajar untuk bekal mereka kelak membawa perubahan yang mantap untuk bangsa ini, malah nongkrong-nongkrong, merokok di tempat umum dan tetap kekeuh pada ideology yang memang sebenarnya bertujuan baik untuk bangsa, tapi lihat bagaimana cara mereka?? (Gerutu ku sambil memanyunkan bibir) hahha.
Ku ingat guru ku pernah berkata “suatu niat yang baik jika tidak dilakukan dengan cara yang bagus lagi benar.. percuma, tidak akan mendapat output yang baik seperti niat itu” ya begitulah, bahkan teman mereka sendiri satu universitas sudah lain hal lagi jika membicarakan partai ataupun organisasi yang menjadi panutan, bahkan terkadang antar partai dan komunitas-komunitas tertentu saling sikut-sikutan entah apa yang sebenarnya diperebutkan, padahal mereka itu teman baik sebelumnya… Aahh entahlah,,,aku tak mau terlalu banyak berbicara hal ini, karena kalian pun lebih tau apa maksudku bukan?…hha
Huuuff… Tak ku hiraukan lagi segala aktifitas mereka. Ku lekas berlalu dari tempat parkir itu. Ku juga tak ingin menambah rasa kekesalan ku yang ku bawa dari rumah. Tak ingin juga ku menyapa mereka yang kukenal seperti biasanya. Segera ku menuju sekretariat sebuah organisasi, tempat tentang ku belajar music dan keorganisasian. Ku raih kunci ditempat rahasia, tempat biasa kunci itu bergantung, ku buka pintu dan ku sangat kaget dengan ruangan yang sedang dihadapanku ini. Semuanya berantakan! Kertas-kertas partitur berserakan dimana-mana, gitar, keyboard, gendang, gallon, papan-papan tulis, kipas angin rakitan yang belum selasai dirakit berserakan dimana-mana, paku-palu, gallon berceceran air, kerdus-kerdus tak tertata dengan rapi, debu-debu yang menempel dan berserakan, sarang laba-laba dilangit-langit atap!... Aaaaahhh kenapa begini???? Kekesalanku bertambah tingkatnya. Stadium 4 rupanya! Dari rumah sudah kesal, datang ke sekret ini disambut baik dengan segala keberantakan ini… dalam hati ku menggerutu lagi, “mana kepedulian kalian heyy untuk sekedar memperhatikan ini semua?”
Pikiran positifku mulai kembali, “Oh mungkin kemarin sehabis melakukan kegiatan yang memang karena anak-anak pulang malam, belum sempat dibereskan dan dibersihkan”. Hmmm… Tapi? Masalah sarang laba-laba dan debu yang menumpuk dan terakumulatif dengan baik pada setiap dinding dan atap-atap yang telah lama menjadi saksi bisu kemajuan, kesuka-dukaan, kebahagiaan dan sebagainya, bagaimana bisa terlepas dari mata kepedulian kita untuk membersihkannya?? Apa kita terlalu sibuk dan terlalu ber-uphoria dengan segala macam kegembiraan kita? Sehingga hal sekecil ini pun luput dari perhatian kita, ya, seperti apa yang ku katakan terhadap mahasiswa-mahasiswa yang tadi sempat menjadi pelampiasan kekesalan lewat gerutuanku hahaa. ya sudah, kalau bukan kita yang peduli akan hal-hal yang dianggap kecil ini, siapa lagi? who cares?
Mulai saja tanganku meraih sapu baru yang baru saja dibeli oleh bendahara. Ku edarkan mata ku ke setiap celah ruangan ini, ruangan yang dipenuhi alat-alat music dan foto-foto ketua-ketua sebelumnya yang menjabat. Aku tatap foto itu satu persatu, ku berfikir tentang kepemimpinan mereka, seperti apa gaya kepemimpinan mereka, beliau-beliau yang pernah menjabat sebagai ketua. Pasti memiliki gaya kepemimpinnya masing-masing, ku tatap raut wajah dan aura yang ku tangkap dari foto-foto mereka, dan aku pun tersenyum-senyum sendiri memperhatikan foto-foto itu. Debu-debu dan sarang laba-laba turut menghiasi setiap ornament yang ada dalam ruangan itu.
Langsung saja ku kibaskan sapu itu, ku keluarkan jurus seribu tangan. Dengan cepat ku menari-nari berputar seperti ballerina. Ku berdiri di atas kursi sambil berjinjit-jinjit, dan siap menebas semua debu dan sarang laba-laba yang sering kali lepas dari perhatian penghuninya. Atap sudah bersih dan mulai tersenyum padaku, padahal sewaktuku masuk ke dalam ruangan itu, dia tersenyum sinis padaku. Kertas-kertas partitur yang tadinya berantakan, dan sepertinya sudah tidak terpakai karena rusak, ku susun menjadi satu tetap dengan gaya ballerina ku itu. Hahha. Seketika ku dikagetkan dengan orang tua yang tiba-tiba muncul di depan pintu, dan ternyata itu pak syamsul (pengurus student center) yang memang biasanya memeriksa setiap ruangan yang ada di Student Center, kalau-kalau ada mahasiswa yang masih berkeliaran tidak shalat jumat. Beliau menyapa dan bertanya “tumben, dibersihin ruangannya, pertama kali saya liat kamu nyapu….” Katanya. Ku menjawab “jah bapak emg kalo mau dibersihin bilang sama bapak dulu apa yak..?”jawabku sambil tetap aktif menyapu lantai. Dan tersenyum simpul padanya.
***
Terdengar dari masjid, suara khotib sedang khutbah. Focus ku dalam keadaan alfa pada wktu itu, sambil tanganku aktif menari-nari, telingaku aktif mendengarkan khutbah itu. Ku dengar khotib membicarakan tentang perubahan budaya… dimana untuk melakukan perubahan budaya yang lebih baik lagi, dibutuhkan waktu yang lama sekali untuk merubahnya. Perlahan tapi pasti budaya yang lebih baik harus segera terealisasi.
Ya, sambil ku mendengarkan khutbah, aku berfikir… begitu juga dengan sikap kepedulian kita, untuk mewujudkan hal-hal yang besar, kita mulai dari hal-hal yang terkecil dulu, jangan sampai hal-hal kecil itu kita sepelekan. Karena as we know… kehidupan adalah kumpulan dari berbagai hal-hal kecil. Sering sekali manusia berlomba-lomba meraih suatu yang besar, tapi selalu melupakan hal-hal kecil, padahal suatu yang besar itu merupakan sekumpulan hal-hal yang kecil. Begitu lah hidup, dan kalau bukan kita yang peduli, WHO CARES???
***
Jumat siang, ku parkir motorku di tempat biasa aku memarkirnya, di sebuah lapangan luas yang sekarang di sulap menjadi lahan parkir motor, tepat di depan koperasi mahasiswa atau biasa disebut dengan KOPMA, dimana… disana banyak sekali orang-orang yang sedang makan atau duduk-duduk padahal waktu shalat jumat sebentar lagi akan dilaksanakan, diantara mereka juga ada yang sedang merokok dan menyembulkan asapnya di tempat umum bersama kelompok meraka lainnya. Dalam hati ku menggerutu, sebenarnya apa yang sedang dalam isi kepala mereka (mahasiswa-mahasiswa) itu? Hmm.. kemarin diteriakkannya:
“STOP KAPITALISME! STOP SEGALA MACAM PENINDASAN ATAS RAKYAT! RAKYAT HARUS BANGUN DAN SADAR KARENA TELAH DIJAJAH ! Stop kapitalisme! Mari bersatu untuk membela kaum MISKIN yang terANIAYA!”
Weleh-weleh apa itu yang kemarin mereka katakan?? Hari ini ku lihat mereka yang hobi berdemo pada setiap kesempatan, pada setiap tanggal merah, libur nasional; hari ibu, hari kartini, hari sumpah pemuda, hari pahlawan, ya apapun itu… yang seringkali meneriakan idealisme untuk bangsa, yang mengaku dirinya adalah AGENT of CHANGE itu? Saat ini di depan mataku, nongkrong-nongkrong tidak jelas dan tidak produktif sambil menelan sebungkus rokok bahkan lebih, menikmati asap yang mereka hirup dan mereka buang kembali. Dan aku yakin diantara mereka juga ada yang bolos kuliah dan hanya membuang-buang duit orang tuanya saja yang padahal orang tuanya membanting tulang demi membiayai anaknya kuliah. Hati dengki dan rasa benci ku pun keluar, lengkap dan semakin menjadi tatkala kekesalan sedang menimpaku. Hahha bukannya aku merasa lebih baik ataupun sok tahu, entah kenapa saat ini aku benci dengan semuanya, hmm mungkin jugaa termasuk diriku sendiri ini yang terkadang melupakan tugas dan kewajibanku sebagai mahasiswa.
Hmmm… Dalam hatiku berkata, Apa gunanya idealism yang hanya sekedar Utopia semata yang menurut sebagian orang itu adalah ideology yang harus tertanam dalam hati dan meresap segala jiwa (khususnya mereka yang merasa dan sangat mengakui bahwa mereka adalah agent of change katanya).. Aahh apalah itu aku tidak peduli! Untuk apa mereka meneriakkan bantai kapitalisme! Protes terhadap pemerintah yang tak becus menanggulangi kemiskinan! Turunkan presiden Bla bla bla…. Entah lah masih banyak lagi. PADAHAL mereka tidak menyadari… Mereka terlalu utopis! Padahal mereka sendiri tak sadar apa yang telah mereka lupakan, yaitu hal-hal kecil yang sebenarnya berdampak besar pada PERUBAHAN! Bukannya kuliah dan belajar untuk bekal mereka kelak membawa perubahan yang mantap untuk bangsa ini, malah nongkrong-nongkrong, merokok di tempat umum dan tetap kekeuh pada ideology yang memang sebenarnya bertujuan baik untuk bangsa, tapi lihat bagaimana cara mereka?? (Gerutu ku sambil memanyunkan bibir) hahha.
Ku ingat guru ku pernah berkata “suatu niat yang baik jika tidak dilakukan dengan cara yang bagus lagi benar.. percuma, tidak akan mendapat output yang baik seperti niat itu” ya begitulah, bahkan teman mereka sendiri satu universitas sudah lain hal lagi jika membicarakan partai ataupun organisasi yang menjadi panutan, bahkan terkadang antar partai dan komunitas-komunitas tertentu saling sikut-sikutan entah apa yang sebenarnya diperebutkan, padahal mereka itu teman baik sebelumnya… Aahh entahlah,,,aku tak mau terlalu banyak berbicara hal ini, karena kalian pun lebih tau apa maksudku bukan?…hha
Huuuff… Tak ku hiraukan lagi segala aktifitas mereka. Ku lekas berlalu dari tempat parkir itu. Ku juga tak ingin menambah rasa kekesalan ku yang ku bawa dari rumah. Tak ingin juga ku menyapa mereka yang kukenal seperti biasanya. Segera ku menuju sekretariat sebuah organisasi, tempat tentang ku belajar music dan keorganisasian. Ku raih kunci ditempat rahasia, tempat biasa kunci itu bergantung, ku buka pintu dan ku sangat kaget dengan ruangan yang sedang dihadapanku ini. Semuanya berantakan! Kertas-kertas partitur berserakan dimana-mana, gitar, keyboard, gendang, gallon, papan-papan tulis, kipas angin rakitan yang belum selasai dirakit berserakan dimana-mana, paku-palu, gallon berceceran air, kerdus-kerdus tak tertata dengan rapi, debu-debu yang menempel dan berserakan, sarang laba-laba dilangit-langit atap!... Aaaaahhh kenapa begini???? Kekesalanku bertambah tingkatnya. Stadium 4 rupanya! Dari rumah sudah kesal, datang ke sekret ini disambut baik dengan segala keberantakan ini… dalam hati ku menggerutu lagi, “mana kepedulian kalian heyy untuk sekedar memperhatikan ini semua?”
Pikiran positifku mulai kembali, “Oh mungkin kemarin sehabis melakukan kegiatan yang memang karena anak-anak pulang malam, belum sempat dibereskan dan dibersihkan”. Hmmm… Tapi? Masalah sarang laba-laba dan debu yang menumpuk dan terakumulatif dengan baik pada setiap dinding dan atap-atap yang telah lama menjadi saksi bisu kemajuan, kesuka-dukaan, kebahagiaan dan sebagainya, bagaimana bisa terlepas dari mata kepedulian kita untuk membersihkannya?? Apa kita terlalu sibuk dan terlalu ber-uphoria dengan segala macam kegembiraan kita? Sehingga hal sekecil ini pun luput dari perhatian kita, ya, seperti apa yang ku katakan terhadap mahasiswa-mahasiswa yang tadi sempat menjadi pelampiasan kekesalan lewat gerutuanku hahaa. ya sudah, kalau bukan kita yang peduli akan hal-hal yang dianggap kecil ini, siapa lagi? who cares?
Mulai saja tanganku meraih sapu baru yang baru saja dibeli oleh bendahara. Ku edarkan mata ku ke setiap celah ruangan ini, ruangan yang dipenuhi alat-alat music dan foto-foto ketua-ketua sebelumnya yang menjabat. Aku tatap foto itu satu persatu, ku berfikir tentang kepemimpinan mereka, seperti apa gaya kepemimpinan mereka, beliau-beliau yang pernah menjabat sebagai ketua. Pasti memiliki gaya kepemimpinnya masing-masing, ku tatap raut wajah dan aura yang ku tangkap dari foto-foto mereka, dan aku pun tersenyum-senyum sendiri memperhatikan foto-foto itu. Debu-debu dan sarang laba-laba turut menghiasi setiap ornament yang ada dalam ruangan itu.
Langsung saja ku kibaskan sapu itu, ku keluarkan jurus seribu tangan. Dengan cepat ku menari-nari berputar seperti ballerina. Ku berdiri di atas kursi sambil berjinjit-jinjit, dan siap menebas semua debu dan sarang laba-laba yang sering kali lepas dari perhatian penghuninya. Atap sudah bersih dan mulai tersenyum padaku, padahal sewaktuku masuk ke dalam ruangan itu, dia tersenyum sinis padaku. Kertas-kertas partitur yang tadinya berantakan, dan sepertinya sudah tidak terpakai karena rusak, ku susun menjadi satu tetap dengan gaya ballerina ku itu. Hahha. Seketika ku dikagetkan dengan orang tua yang tiba-tiba muncul di depan pintu, dan ternyata itu pak syamsul (pengurus student center) yang memang biasanya memeriksa setiap ruangan yang ada di Student Center, kalau-kalau ada mahasiswa yang masih berkeliaran tidak shalat jumat. Beliau menyapa dan bertanya “tumben, dibersihin ruangannya, pertama kali saya liat kamu nyapu….” Katanya. Ku menjawab “jah bapak emg kalo mau dibersihin bilang sama bapak dulu apa yak..?”jawabku sambil tetap aktif menyapu lantai. Dan tersenyum simpul padanya.
***
Terdengar dari masjid, suara khotib sedang khutbah. Focus ku dalam keadaan alfa pada wktu itu, sambil tanganku aktif menari-nari, telingaku aktif mendengarkan khutbah itu. Ku dengar khotib membicarakan tentang perubahan budaya… dimana untuk melakukan perubahan budaya yang lebih baik lagi, dibutuhkan waktu yang lama sekali untuk merubahnya. Perlahan tapi pasti budaya yang lebih baik harus segera terealisasi.
Ya, sambil ku mendengarkan khutbah, aku berfikir… begitu juga dengan sikap kepedulian kita, untuk mewujudkan hal-hal yang besar, kita mulai dari hal-hal yang terkecil dulu, jangan sampai hal-hal kecil itu kita sepelekan. Karena as we know… kehidupan adalah kumpulan dari berbagai hal-hal kecil. Sering sekali manusia berlomba-lomba meraih suatu yang besar, tapi selalu melupakan hal-hal kecil, padahal suatu yang besar itu merupakan sekumpulan hal-hal yang kecil. Begitu lah hidup, dan kalau bukan kita yang peduli, WHO CARES???
Kamis, 20 Oktober 2011
# Galau ?.... hmm... Sudah lupa tuhh!
Sore hari, dikala tidak ada produktifitas atas waktu… ‘penyakit’ yang akhir-akhir ini sedang trend di kalangan MA (Masyarakat Ababil) yang biasa disebut dengan kata GALAU, tiba-tiba menghampiri diriku… segera saja ku raih laptopku dan mulai menulis apapun yang ada dan mengalir dalam dalam pikiranku saat ini… entah mengapa jari-jemariku ingin sekali menari-nari diatas keybord ini. Hanya ingin sekedar sharing dan mengalihkan kegalauan yang sedang melandaku ini. ^_^
Mungkin bagi sebagian orang note/catatanku ini tidak begitu penting untuk dibaca lebih lanjut lagi, mungkin ada yang ingin segera menutup halaman ini atau pun ada yang ingin langsung membanting laptop atau hape nya mungkin??? ( hohooo gak mungkin tapinya yaaah itu kayaknya??) :D haha… tapi untuk beberapa orang yang memang tertarik padaku (Oopss …. Maksudku tertarik untuk membaca catatan yang mungkin membosankan ini) pasti akan melanjutkan membacanya^^
Hehehe terimakasiiii untuk kamu-kamu yang masih tertarik atau mungkin tersenyum-senyum malu melanjutkannya ??????? (what?? Hahha) :P
Ohhh ???? atau ada yang sedang mengeryitkan alis atau menaikkan salah satu alisnya and juga memiringkan bibirnya untuk sekedar mencibir note-ku ini??? Atau mau berkata: “puuuhhhleeeaaasshh deyyyh mal penting gak sih Lo?? (hahahaha)
Hmmm… gak papah, kita istighfar aja yuuuk biar hati tenang dan selalu terhindar dari segala macam kedengkian dan penyakit hati lainnya… hehe Astaghfirullaaaah
wookeee sekarang tarik nafaas---------hembuskaaaaaaan dalam hitungan ketiga anda akan tidur… 1 2 3….
huuuuuuuuuuuuuftt.. (udah pada terhipnotis blm yaaah???) hahaha :D ayo saatnya kita tersenyuuum :)
ting…. ;) #peluk
oke mari lanjutkan membacanya…. Pasti kalian juga udah gak kesabaran kaaaaan??? Sebenernya apa sih yang mau mala tulis…. Repot amat mau nulis ajah muqodimahnya sealaihim gambreng!??? Hohoho believe me guys! sebenernya ini note juga berguna untuk melatih kesabaran saudara-saudari sekalian :P
oke fine! Sebenernya aku juga bingung apa yang hendak ku tulis…. Ummmm…. Apa yah?
Oiya!!! Baru inget…! Tadi kan diatas aku membicarakan tentang GALAU ! emmmm bagaimana kalo topic ITU aja yang kita bicarakan disini…
okeee check it out…. !!
GALAU
Ge-a-ga-el-ala- U… GALAU….
itu tuh yang sering kita dengar,liat, tulis dan…(rasakan mungkin saat ini) hahaaha sebut saja galau ini adalah virus… biasanya virus ini menyebar dikalangan anak-anak muda lewat dunia maya, seperti twitter, facebook, YM dan lainnya (walaupun kadang penggunaan kata galau tidak tepat penggunaan dan penempatannya…) Sebenarnya apakah pengertian GALAU itu sendiri?? Mengapa hampir semua orang jadi membahas tentang galau ini?? Hmmm? Mengapa semua orang jadi merasa galau sendiri?? Bahkan mengklaim kalau dirinya sedang galau?? Cuma ikut-ikutan terpengaruh atau sekedar salah persepsi atas suatu keadaan atau bagaimana? Hahaha
kenapa sekarang-sekarang ini ya munculnya fenomenal Galau itu?? Hmmm…
***Sebenarnya zaman dulu itu juga banyak orang-orang yang mengalami ke-galau-an, tapi ya itu tadi karena belum ada media seperti facebook, twitter, BBM dll. Jadi galau nya gak ada yang di ekspos dah kayak sekarang,, hahaha beda sama sekarang, di zaman POP seperti ini apapun bisa jadi boombastis, sesuatu yang sebenarnya udah ada dari dulu dan merupakan hal yang biasa, bisa muncul tiba-tiba lagi dengan kesan dan tanggapan yang lebih boombastis,, malah bisa jadi trend bahasa sehari-hari atau mungkin jadi lifestyle? Hohooo
Oke mari kita bahas tentang apa itu galau…
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia GALAU adalah (an adjective/sebuah kata sifat) : ber-ga-lau; sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); ke-ga-lau-an (keadaan hal) galau.
Nah itu tadi pengertian dari kamus, coba sekarang kita cermati pendapat-pendapat para pakar tentang GALAU ini, check it out!
# Stephanie (20th, calon Sarjana Ekonomi Syariah, cantik, muda, jomblo, anggota PASSYA, HMI, atlet Taekondo dan juga guru privat).
“menurut gw GALAU tuh keadaan dimana perasaan lo lagi gak karuan, cenderung perasaan sedih atau bimbang yang disebabkan banyak hal, gak cuma hubungan percintaan.”
#Naila (20th, calon psikolog, Mahasiswa UIN & KAHFI, aktif, pintar, cantik, muda, berbakat).
“Galau itu gak jelas… gak jelas tujuan, gak jelas hubungan, gak jelas kegiatannya, pokoknya galau itu ada di dunia alam setengah.”
#David hp (25th, motivator handal,asal Tegal, keren katanya, baik, supel, friendly dan tidak sombong) :P
“Galau tu ketika kita berada di tengah antara pilihan….”.
#Hendra (23th, mahasiswa kahfi, jomblo, baik, ramah, cute, dan juga perhatian hoho).
“Galau itu kondisi yang paling gak enak, coz gak pasti…dia ada di tengah, bingung, bimbang, pokoknya gak enak banget deh…”
#syamsul Ma’arif (usia dirahasiakan, Aktif hampir di semua organisasi kampus mulai dari kajian ekonomi,kitab2, politik,sampai seni. ketua umum PASSYA, katanya ganteng, dan digandrungi junior khususnya cewek2, status dipertanyakan pada rumput yang bergoyang) haha
“Galau itu dilema… dan dilema itu kehidupan, yang gak pernah galau…perlu ditanyakan kehidupannya…haha.”
#Citra Aliyyu (20th, Calon Sarjana Ekonomi Syariah, cantik, banyak fans gelapnya, pernah trauma karena dicampakkan, motto: “say NO to GALAU) wkwkwk:p
“Galau itu ada masalah sama hati, jadinya sakit… terus nangis dah Cuma gara-gara galau…”
#Ruri (20th, Calon Sarjana Ekonomi Syariah, pakar di bidag kegalauan, Sekum GGS (yang sebentar lagi SK pembubarannya dikeluarkan) coordinator/divisi make up artist PASSYA, Tutor @ka seto homeschooling, pintar, ceriwis, cantik, JOMBLO LOH) :P
“Galau adalah sebuah keadaan atau kondisi psikologis seseorang yang tengah berada dalam perasaan tak menentu, bimbang, tidak tau ingin melakukan apa karena perasaannya tidak tenang, biasanya kebanyakan bengong, menghayal, atau sedang capek karena terlalu banyak aktifitas dan stress…hahahayy.”
Nah, kalo menurut aku cendiLiiii… (hahaaay cikiciiw) “Galau adalah kondisi dimana seseorang memikirkan sesuatu Lebayly (baca: secara berlebihan), berlarut2 dan juga bingung apa yang akan ia lakukan atas pemikiran itu, dan biasanya hal ini menimbulkan efek emosi yang tidak jelas juntrungannya alias jadi labil, pikiran pusing bahkan ada yang sampe insomnia, galau juga bisa timbul ketika seseorang berada dalam beberapa pilihan yang meragukan atau bimbang. jika keadaan galau itu tidak segera di recovery dengan hal positif maka bisa menimbulkan output negative seperti; stress, insomnia atau bahkan terbunuhnya karakter (sementara) karena tidak mampu berfikir jernih.”
Dari mayoritas pengertian yang telah dipaparkan diatas, satu kesimpulan yang ku tarik dari Galau ini adalah… KOK galau gak enak banget yah??? BINGUNG, BIMBANG, GELISAH, SEDIH tapi gak jelas kenapa, PUTUS ASA, Gak tau mau berbuat apa, dan sejenis lainnya…
Hmmm… nampaknya virus ini perlu kita perangi guys! Se-ce-pat-nya…! MAU JADI APA NEGARA INI KALAU SEMUA ANAK MUDANYA GALAU ???!
lol tapi sebenarnya galau itu juga perlu loh untuk dijadikan sebagai renungan kita,, tapi tentunya harus di sensasikan ke hal-hal yang positive tentunya.
GALAU seringkali datang ketika kita sendirian, ketika pikiran kosong misalnya dalam keadaan-keadaan bengong, galau juga timbul dikarenakan tidak produktif nya waktu yang ada, patah hati, atau lg jatuh cinta dan kepikiran Doi mulu yang ujung-ujungnya jadi bengong and nghayal… nah pada saat-saat kasmaran gini nih yang sangat berbahaya, tingkat galaunya bisa berada di stadium 4! :D (hahhaa) dan masih banyak lagi penyebab munculnya si GAlau. Galau biasanya datang tak terduga-duga dengan kata lain datang tak di jemput pulang tak di antar. (jalankung-jalangse) :D
Bagi yang sedang terkena virus -GALAU- mending cepet-cepet deh lakukan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kegalauan). Nih aku ada beberapa tips untuk menghindari ataupun mengusir si Galau, mudah-mudahan aja bermanfaat… check it out !
1. Jika ada waktu senggang atau waktu santai, jangan sekali-kali deh bengong (tar kesurupan lagi?) haha.. hmm maksudnya lakukan sesuatu yang tetap positif dan bermanfaat. Misalnya menulis, membaca buku, browsing/share info, nyanyi-nyanyi, main gitar…dll, jangan sampai waktumu itu useless atau tidak produktif.
2. Bersyukur , Stop untuk menyalahkan diri sendiri atas suatu hal atau tentang kekurangan diri (kenapa saya begini-begitu…tidak seperti dia yang…) karena hal itu hanya akan membuat kita down dan terjerat –kegalauan- .
3. Jika kamu baruuu’’ aja sadar kalo kamu sedang berada pada titik –galau- segera recover pikiran-pikiran kamu dengan pikiran-pikiran yang positif. Dan tersenyumlah karena kamu sadar kalau kamu galau. Cepat alihkan galau mu itu. Buang ke tong sampah.
4. Selalu lakukan kegiatan-kegiatan positif dan berguna bersama orang-orang yang positif pula.
5. berkumpullah bersama keluarga, teman2, sahabat, kerabat atau orang yang kamu percayakan yang kamu sayang dan menyayangimu. Sharing atau curhat lah kepada mereka apa yang sedang kamu rasakan dan hadapi.
6. (Nah! Point ini adalah point yang paling penting nih), jika kamu sedang berada dalam alam setengah ini (si Galau) perbanyaklah berdzikir,mengingat Allah, mohonlah petunjuk-Nya,,, shalat, dan mintalah solusi dan petunjuk atas kegalauan ini padaNya… J
Buat kalian yang sedang Galau… Ayo semangat! J jangan sampai ‘virus’ ini mengalahkanmu berlarut-larut…!!! Tersenyumlah kaliaaaan… dan buat kamu yang tidak galau hibur lah teman, sahabat dan orang-orang tersayang kalian yang sedang galau…huhuuu ^o^
Demikian catatan ini, mohon maaf jika ada salah kata… karena memang aku hanya manusia biasa yang tak luput dari kegalauan… hahaa trimakasih banyak untuk pihak-pihak terkait diataaaas maaf kalau ada yang tersinggung :P weee ^_^
By: Segi Nurmala Hayati
(yang sedang galau---dan berusaha mengusir kegalauannya) :D
Mungkin bagi sebagian orang note/catatanku ini tidak begitu penting untuk dibaca lebih lanjut lagi, mungkin ada yang ingin segera menutup halaman ini atau pun ada yang ingin langsung membanting laptop atau hape nya mungkin??? ( hohooo gak mungkin tapinya yaaah itu kayaknya??) :D haha… tapi untuk beberapa orang yang memang tertarik padaku (Oopss …. Maksudku tertarik untuk membaca catatan yang mungkin membosankan ini) pasti akan melanjutkan membacanya^^
Hehehe terimakasiiii untuk kamu-kamu yang masih tertarik atau mungkin tersenyum-senyum malu melanjutkannya ??????? (what?? Hahha) :P
Ohhh ???? atau ada yang sedang mengeryitkan alis atau menaikkan salah satu alisnya and juga memiringkan bibirnya untuk sekedar mencibir note-ku ini??? Atau mau berkata: “puuuhhhleeeaaasshh deyyyh mal penting gak sih Lo?? (hahahaha)
Hmmm… gak papah, kita istighfar aja yuuuk biar hati tenang dan selalu terhindar dari segala macam kedengkian dan penyakit hati lainnya… hehe Astaghfirullaaaah
wookeee sekarang tarik nafaas---------hembuskaaaaaaan dalam hitungan ketiga anda akan tidur… 1 2 3….
huuuuuuuuuuuuuftt.. (udah pada terhipnotis blm yaaah???) hahaha :D ayo saatnya kita tersenyuuum :)
ting…. ;) #peluk
oke mari lanjutkan membacanya…. Pasti kalian juga udah gak kesabaran kaaaaan??? Sebenernya apa sih yang mau mala tulis…. Repot amat mau nulis ajah muqodimahnya sealaihim gambreng!??? Hohoho believe me guys! sebenernya ini note juga berguna untuk melatih kesabaran saudara-saudari sekalian :P
oke fine! Sebenernya aku juga bingung apa yang hendak ku tulis…. Ummmm…. Apa yah?
Oiya!!! Baru inget…! Tadi kan diatas aku membicarakan tentang GALAU ! emmmm bagaimana kalo topic ITU aja yang kita bicarakan disini…
okeee check it out…. !!
GALAU
Ge-a-ga-el-ala- U… GALAU….
itu tuh yang sering kita dengar,liat, tulis dan…(rasakan mungkin saat ini) hahaaha sebut saja galau ini adalah virus… biasanya virus ini menyebar dikalangan anak-anak muda lewat dunia maya, seperti twitter, facebook, YM dan lainnya (walaupun kadang penggunaan kata galau tidak tepat penggunaan dan penempatannya…) Sebenarnya apakah pengertian GALAU itu sendiri?? Mengapa hampir semua orang jadi membahas tentang galau ini?? Hmmm? Mengapa semua orang jadi merasa galau sendiri?? Bahkan mengklaim kalau dirinya sedang galau?? Cuma ikut-ikutan terpengaruh atau sekedar salah persepsi atas suatu keadaan atau bagaimana? Hahaha
kenapa sekarang-sekarang ini ya munculnya fenomenal Galau itu?? Hmmm…
***Sebenarnya zaman dulu itu juga banyak orang-orang yang mengalami ke-galau-an, tapi ya itu tadi karena belum ada media seperti facebook, twitter, BBM dll. Jadi galau nya gak ada yang di ekspos dah kayak sekarang,, hahaha beda sama sekarang, di zaman POP seperti ini apapun bisa jadi boombastis, sesuatu yang sebenarnya udah ada dari dulu dan merupakan hal yang biasa, bisa muncul tiba-tiba lagi dengan kesan dan tanggapan yang lebih boombastis,, malah bisa jadi trend bahasa sehari-hari atau mungkin jadi lifestyle? Hohooo
Oke mari kita bahas tentang apa itu galau…
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia GALAU adalah (an adjective/sebuah kata sifat) : ber-ga-lau; sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); ke-ga-lau-an (keadaan hal) galau.
Nah itu tadi pengertian dari kamus, coba sekarang kita cermati pendapat-pendapat para pakar tentang GALAU ini, check it out!
# Stephanie (20th, calon Sarjana Ekonomi Syariah, cantik, muda, jomblo, anggota PASSYA, HMI, atlet Taekondo dan juga guru privat).
“menurut gw GALAU tuh keadaan dimana perasaan lo lagi gak karuan, cenderung perasaan sedih atau bimbang yang disebabkan banyak hal, gak cuma hubungan percintaan.”
#Naila (20th, calon psikolog, Mahasiswa UIN & KAHFI, aktif, pintar, cantik, muda, berbakat).
“Galau itu gak jelas… gak jelas tujuan, gak jelas hubungan, gak jelas kegiatannya, pokoknya galau itu ada di dunia alam setengah.”
#David hp (25th, motivator handal,asal Tegal, keren katanya, baik, supel, friendly dan tidak sombong) :P
“Galau tu ketika kita berada di tengah antara pilihan….”.
#Hendra (23th, mahasiswa kahfi, jomblo, baik, ramah, cute, dan juga perhatian hoho).
“Galau itu kondisi yang paling gak enak, coz gak pasti…dia ada di tengah, bingung, bimbang, pokoknya gak enak banget deh…”
#syamsul Ma’arif (usia dirahasiakan, Aktif hampir di semua organisasi kampus mulai dari kajian ekonomi,kitab2, politik,sampai seni. ketua umum PASSYA, katanya ganteng, dan digandrungi junior khususnya cewek2, status dipertanyakan pada rumput yang bergoyang) haha
“Galau itu dilema… dan dilema itu kehidupan, yang gak pernah galau…perlu ditanyakan kehidupannya…haha.”
#Citra Aliyyu (20th, Calon Sarjana Ekonomi Syariah, cantik, banyak fans gelapnya, pernah trauma karena dicampakkan, motto: “say NO to GALAU) wkwkwk:p
“Galau itu ada masalah sama hati, jadinya sakit… terus nangis dah Cuma gara-gara galau…”
#Ruri (20th, Calon Sarjana Ekonomi Syariah, pakar di bidag kegalauan, Sekum GGS (yang sebentar lagi SK pembubarannya dikeluarkan) coordinator/divisi make up artist PASSYA, Tutor @ka seto homeschooling, pintar, ceriwis, cantik, JOMBLO LOH) :P
“Galau adalah sebuah keadaan atau kondisi psikologis seseorang yang tengah berada dalam perasaan tak menentu, bimbang, tidak tau ingin melakukan apa karena perasaannya tidak tenang, biasanya kebanyakan bengong, menghayal, atau sedang capek karena terlalu banyak aktifitas dan stress…hahahayy.”
Nah, kalo menurut aku cendiLiiii… (hahaaay cikiciiw) “Galau adalah kondisi dimana seseorang memikirkan sesuatu Lebayly (baca: secara berlebihan), berlarut2 dan juga bingung apa yang akan ia lakukan atas pemikiran itu, dan biasanya hal ini menimbulkan efek emosi yang tidak jelas juntrungannya alias jadi labil, pikiran pusing bahkan ada yang sampe insomnia, galau juga bisa timbul ketika seseorang berada dalam beberapa pilihan yang meragukan atau bimbang. jika keadaan galau itu tidak segera di recovery dengan hal positif maka bisa menimbulkan output negative seperti; stress, insomnia atau bahkan terbunuhnya karakter (sementara) karena tidak mampu berfikir jernih.”
Dari mayoritas pengertian yang telah dipaparkan diatas, satu kesimpulan yang ku tarik dari Galau ini adalah… KOK galau gak enak banget yah??? BINGUNG, BIMBANG, GELISAH, SEDIH tapi gak jelas kenapa, PUTUS ASA, Gak tau mau berbuat apa, dan sejenis lainnya…
Hmmm… nampaknya virus ini perlu kita perangi guys! Se-ce-pat-nya…! MAU JADI APA NEGARA INI KALAU SEMUA ANAK MUDANYA GALAU ???!
lol tapi sebenarnya galau itu juga perlu loh untuk dijadikan sebagai renungan kita,, tapi tentunya harus di sensasikan ke hal-hal yang positive tentunya.
GALAU seringkali datang ketika kita sendirian, ketika pikiran kosong misalnya dalam keadaan-keadaan bengong, galau juga timbul dikarenakan tidak produktif nya waktu yang ada, patah hati, atau lg jatuh cinta dan kepikiran Doi mulu yang ujung-ujungnya jadi bengong and nghayal… nah pada saat-saat kasmaran gini nih yang sangat berbahaya, tingkat galaunya bisa berada di stadium 4! :D (hahhaa) dan masih banyak lagi penyebab munculnya si GAlau. Galau biasanya datang tak terduga-duga dengan kata lain datang tak di jemput pulang tak di antar. (jalankung-jalangse) :D
Bagi yang sedang terkena virus -GALAU- mending cepet-cepet deh lakukan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kegalauan). Nih aku ada beberapa tips untuk menghindari ataupun mengusir si Galau, mudah-mudahan aja bermanfaat… check it out !
1. Jika ada waktu senggang atau waktu santai, jangan sekali-kali deh bengong (tar kesurupan lagi?) haha.. hmm maksudnya lakukan sesuatu yang tetap positif dan bermanfaat. Misalnya menulis, membaca buku, browsing/share info, nyanyi-nyanyi, main gitar…dll, jangan sampai waktumu itu useless atau tidak produktif.
2. Bersyukur , Stop untuk menyalahkan diri sendiri atas suatu hal atau tentang kekurangan diri (kenapa saya begini-begitu…tidak seperti dia yang…) karena hal itu hanya akan membuat kita down dan terjerat –kegalauan- .
3. Jika kamu baruuu’’ aja sadar kalo kamu sedang berada pada titik –galau- segera recover pikiran-pikiran kamu dengan pikiran-pikiran yang positif. Dan tersenyumlah karena kamu sadar kalau kamu galau. Cepat alihkan galau mu itu. Buang ke tong sampah.
4. Selalu lakukan kegiatan-kegiatan positif dan berguna bersama orang-orang yang positif pula.
5. berkumpullah bersama keluarga, teman2, sahabat, kerabat atau orang yang kamu percayakan yang kamu sayang dan menyayangimu. Sharing atau curhat lah kepada mereka apa yang sedang kamu rasakan dan hadapi.
6. (Nah! Point ini adalah point yang paling penting nih), jika kamu sedang berada dalam alam setengah ini (si Galau) perbanyaklah berdzikir,mengingat Allah, mohonlah petunjuk-Nya,,, shalat, dan mintalah solusi dan petunjuk atas kegalauan ini padaNya… J
Buat kalian yang sedang Galau… Ayo semangat! J jangan sampai ‘virus’ ini mengalahkanmu berlarut-larut…!!! Tersenyumlah kaliaaaan… dan buat kamu yang tidak galau hibur lah teman, sahabat dan orang-orang tersayang kalian yang sedang galau…huhuuu ^o^
Demikian catatan ini, mohon maaf jika ada salah kata… karena memang aku hanya manusia biasa yang tak luput dari kegalauan… hahaa trimakasih banyak untuk pihak-pihak terkait diataaaas maaf kalau ada yang tersinggung :P weee ^_^
By: Segi Nurmala Hayati
(yang sedang galau---dan berusaha mengusir kegalauannya) :D
Langganan:
Postingan (Atom)

